Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan Maulid di Langgar Darul Muhajirin

Grup Maulid Al Hijrah memimpin lantunan sholawat

Pelaksanaan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW di langgar Darul Muhajirin Jl. Agathis No. 5 Kuala Kapuas sebelah KODIM 1011/KLK dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 19 Februari 2011. Pada peringatan ini mengundang Grup Maulid "Al-Hijrah" dengan Qori Bapak Fahrurrazi, MSi dan Penceramah Ust. Saukani.
Pada ceramahnya Ust. Saukani menjelaskan bahwa tanda-tanda kenabian sudah ditampakkan oleh Alloh SWT sejak Ibunda Nabi Siti Aminah mulai mengandung nabi, sehingga nabi lahir dan disusui oleh beberapa orang ibu susu. Nabi Muhammad sebagai rahmatan lil 'alamin dapat memberikan rahmat kepada seluruh alam.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"