Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

selamat datang di kapuas



Tugu selamat datang ini terletak di Anjir Serapat KM 14. Selain tugu ini merupakan batas wilayah Kabupaten Kapuas juga batas provinsi Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan. Bila anda melakukan perjalanan dari Banjarmasin, lokasi ini bisa ditempuh sekitar 45 menit.
Sebenarnya lokasi ini tidak berjarak tempuh 14 KM dari Kuala Kapuas, tetapi karena pada jaman dulu cara menghitung jarak dilakukan menggukanan patokan anjir yang menghubungkan Kuala Kapuas dan Banjarmasin. Padahal kalau ditempuh dengan perjalanan darat lokasi ini berjarak sekitar 27 KM bila melewati jembatan Pulau Petak.
Selamat Datang di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"