Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Yayasan Petak Danum menggugat

Satu hari sesudah surat dari Yayasan Petak Danum dimuat di Redd-monitor.org baliho diatas dipasang. Surat dari Yayasan Petak Danum tersebut ditujukan kepada delegasi dari Australia yang berkunjung ke Kabupaten Kapuas dalam rangka program Kalimantan Forests and Climate Partnership (KFCP). Surat tersebut menggugat proyek yang kurang mengikutsertakan masyarakat dalam implementasi proyek dan juga menggugat pendamping dari proyek tersebut. Surat tersebut meminta agar program ini ditunda, sampai hal-hal yang mereka sampaikan bisa ditindaklanjuti. Surat tersebut selain ditanda tangani oleh Yayasan Petak Danum, juga ditandatangani oleh Walhi, Jikalahari, Mitra LH Kalteng, Sarekat Hijau Indonesia, Climatejustice, Sawit Watch, Save Our Borneo, Pusaka, HuMa dan Kelompok Kerja Sistem Kehutanan Rakyat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)