Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Buku tentang PMI Kabupaten Kapuas di Scribd.com

Kecanggihan teknologi sudah membuat hidup ini makin mudah. Dengan menggunakan Blog2Print, dalam waktu 5-10 menit kita bisa membuat blog kita menjadi sebuah buku dengan biaya $ 7.95 (atau Rp 68.500 dengan kurs dolar Rp 8.6000). Buku yang sudah jadi ini bisa kita muat di Scribd.com dan bisa dimasukkan dalam Google Books, sehingga semakin banyak orang yang bisa membacanya.

Berikut ini adalah buku yang dibuat dari blog PMI Kabupaten Kapuas. Mengingat tulisan di blog ini tidak terlalu banyak, buku ini merangkum tulisan sejak bulan Januari 2010 sampai Mei 2011. Buku seperti ini bisa disimpan dalam CD dan bisa didistribusikan ke perpustakaan dimana saja, untuk memperluas jangkauan pembaca. Kita juga bisa mengajukan copy dari buku ini ke Perpustakaan Nasional untuk mendapatkan ISBN.


PMI Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)