Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Posyandu Mawar di Handil Berkat Makmur

Petugas Puskesmas Pembantu Handel Ulis dan kader posyandu
Posyandu ini pada mulanya terletak di Handil Berkat Makmur, di pinggir sungai Kapuas Murung. Tapi mengingat jauhnya jarak yang harus ditempuh oleh warga yang berasal dari seberang jalan Pemuda, akhirnya posyandu ini dipindahkan ke rumah ketua RT. Posyandu ini berada dbawah pembinaan Puskesmas Pembantu Handel Ulis yang terlatak di dekat bundaran besar. Posyandu ini masih berada di wilayah kerja Puskesmas Melati. Posyandu ini seyogyanya diselenggarakan setiap tanggal 8 pada setiap bulannya. Namun karena tanggal 8 bulan ini jatuh pada hari Minggu, kegiatan posyandu diajukan menjadi hari Sabtu, tanggal 7 Mei 2011.

Saat admin berkunjung ke posyandu ini, jumlah balita yang dilayani sebanyak 16 orang. Petugas dari Puskesmaas Pembantu Handel Ulis yang melayani di posyandu ini adalah Ibu Arbainah dan Ibu Rika.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)