Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

PT. Karya Sejati melakukan pengapalan ke Meksiko

Berdasarkan informasi dari Panjiva Alert, PT. Karya Sejati sudah melakukan satu pengapalan ke Meksiko yaitu ke perusahaan Compania Huler Tornel, S.A. de C.V. Perusahaan tersebut merupakan penghasil ban di Meksiko. Pengiriman ini menunjukkan bagaimana luasnya jaringan perdagangan yang dimiliki oleh PT. Karya Sejati. Rendahnya harga karet dunia akhir-akhir ini patut menjadi keprihatinan, mengingat sebagai negara dengan areal karet terbesar di dunia (3,4 juta hektar), Indonesia bersama dengan negara-negara penghasil karet dunia diharapkan dapat mengendalikan harga karet dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"