Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Yayasan Islam Al-Amin berganti nama

Dari kiri ke kanan: Hj. Nor Awalia, S.TP, dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc, H. Zulfiqar Aly Akbar, SE.MM, H. Suriani Jiddy, Lc
Pada hari Rabu, 15 Juni 2011 merupakan hari yang bersejarah bagi Yayasan Islam Al-Amin mengingat pada hari ini para pembina yayasan yaitu H. Suriani Jiddy, Lc (Ketua Pembina), dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc (Sekretaris Pembina) dan H. Zulfiqar Aly Akbar, SE, MM (Anggota Pembina) melakukan penandatanganan akte yayasan yang baru yaitu Yayasan Islam Al-Amin Kapuas (ada penambahan kata Kapuas). Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan organisasi yayasan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004.

Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Notaris Khantsafikni, SH, MH, Jalan Kruing, Kuala Kapuas. Prosesi ini juga dihadiri oleh ketua yayasan yaitu Hj. Nor Awalia, S.TP bersama dengan suami, H. Somad.

Komentar

Postingan populer dari blog ini