Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Braga Doeloe dan Kini - Perjalanan

Kumpulan foto-foto Jalan Braga, dulu dan kini
Dari tanggal 11-13 Juli 2011, admin berkesempatan mengunjungi Jalan Braga yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Jalan ini menyimpan banyak kenangan. Foto yang ditampilkan diatas diambil sejak tahun 1911 sampai tahun 2008. Tentu banyak perubahan yang dapat kita saksikan dari dulu sampai sekarang. Admin cuma sempat menelusuri jalan ini dari Braga City Walk yang berada di komplek Aston Braga Hotel and Residence ke arah Jalan Asia Afrika dimana terdapat gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Asia Afrika. Jalan ini sekarang banyak digunakan untuk tempat berdagang, mulai dari Alfa Mart, toko permata, toko barang antik, toko pakaian, rumah makan, sampai berbagai galeri lukisan.

Gerbang Braga City Walk
Braga City Walk sekarang nampaknya agak sepi, dilihat dari masih banyaknya pertokoan yang kosong. Kalau dilihat foto-foto lama, ditempat ini dulu pernah ada Carrefour, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Pengunjung pun tidak sebanyak di mal-mal yang lain. Yang dominan di pertokoan ini dilantai dasarnya adalah tempat-tempat makan, mulai dari masakan tradisional, sampai yang modern.
Jalan Braga Tahun 2011
Ada yang unik pada jalan ini. Jalannya tidak diaspal, tapi di paving blok dengan bebatuan, sayangnya sudah agak rusak, sehingga membuat perjalanan agak lambat. Tapi memang dengan makin banyaknya kendaraan, kondisi perjalanan tidak lagi bisa cepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)