Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Laporan Jambore Nasional di Danau Wisata Teluk Gelam OKI

Bardasarkan informasi yang diperoleh dari Bapak Suwarno, M.Pd, berbagai macam kegiatan diikuti oleh kontingen Kalimantan Tengah dalam Jambore ini yaitu 8 jenis kegiatan perkemahan, 18 jenis kegiatan rotasi, 7 kegiatan "scoutting skill", 6 kegiatan "go green", wisata 2 di 2 sub camp, 8 kegiatan nonrotasi dan 5 kegiatan khusus. Selain itu juga ada kegiatan Giat pembina lokakarya dengan menpora, galang ajar, tamu pembina, pelatihan SKU dengan pusdiklatnas. Seluruh kegiatan diikuti oleh kontingen cabang karena pengaturannya ada yang perorangan dan ada juga yang peregu. Pada tanggal 7 Juli 2011 nanti, Kapuas tampil "live" musik dan tari tradisional di pentas Jambore Nasional mewakili Kalimantan Tengah dan mengikuti pertemuan dengan pramuka se-Asia Pasifik.

Kontingen Kwarcab Kapuas mengirimkan 16 penggalang putri, 17 penggalang putra, 4 bindam dan 37 tim pendukung. Rombongan ini dilepas oleh Bapak Bupati Kapuas pada tanggal 28 Juni 2011 di Stadion Panunjung Tarung. Pelepasan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dilakukan pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu di Palangka Raya.

Kegiatan Jambore Nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun ini diselenggarakan di Danau Wisata Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"