Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Laporan Jambore Nasional di Danau Wisata Teluk Gelam OKI

Bardasarkan informasi yang diperoleh dari Bapak Suwarno, M.Pd, berbagai macam kegiatan diikuti oleh kontingen Kalimantan Tengah dalam Jambore ini yaitu 8 jenis kegiatan perkemahan, 18 jenis kegiatan rotasi, 7 kegiatan "scoutting skill", 6 kegiatan "go green", wisata 2 di 2 sub camp, 8 kegiatan nonrotasi dan 5 kegiatan khusus. Selain itu juga ada kegiatan Giat pembina lokakarya dengan menpora, galang ajar, tamu pembina, pelatihan SKU dengan pusdiklatnas. Seluruh kegiatan diikuti oleh kontingen cabang karena pengaturannya ada yang perorangan dan ada juga yang peregu. Pada tanggal 7 Juli 2011 nanti, Kapuas tampil "live" musik dan tari tradisional di pentas Jambore Nasional mewakili Kalimantan Tengah dan mengikuti pertemuan dengan pramuka se-Asia Pasifik.

Kontingen Kwarcab Kapuas mengirimkan 16 penggalang putri, 17 penggalang putra, 4 bindam dan 37 tim pendukung. Rombongan ini dilepas oleh Bapak Bupati Kapuas pada tanggal 28 Juni 2011 di Stadion Panunjung Tarung. Pelepasan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dilakukan pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu di Palangka Raya.

Kegiatan Jambore Nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun ini diselenggarakan di Danau Wisata Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)