Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Mie Ayam Ceker Pak Sikin - Pulang Kampung

Berpose didepan Mie Ayam Ceker
Mie ayam ini terletak di Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Mie ayam milik Pak Sikin ini terletak dekat dengan Masjid Al-Ikhlas. Menariknya, mienya dibuat sendiri, demikian juga dengan ceker ayamnya. Setiap pagi Pak Sikin beserta keluarga mengolah mie dan ceker ayam. Hal ini dilakukan sejak pagi sampai sekitar jam 10.00 WIB. Setelah itu warung akan dibuka sampai sore, tergantung sampai jam berapa habisnya mie. Umumnya setiap hari mie akan habis.

Menurut keterangan Teguh, pembuat mie, mie ini sudah cukup terkenal, sampai anak-anak di Kampus Universitas Soedirman menyarankan kepada mereka untuk membuka cabang di kampus mereka. Adapun daftar harganya adalah sebagai berikut:

  • Mie Ayam Rp 5.000
  • Mie Ayam Ceker Rp 6.000
  • Es Teh Rp 1.500
  • Es Jeruk Rp 2.500
  • Kopi Rp 1.500
  • Kacang Goreng Rp 500
  • Klanting Rp 500
  • Ketupat Rp 500
  • Pangsit kecil Rp 500

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"