Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyediaan transportasi umum bagi masyarakat

Trans Jogjakarta
Penyediaan sarana transportasi umum bagi masyarakat sangat membantu mobilitas masyarakat. Berbagai pemerintah daerah berusaha untuk menyediakan sarana transportasi umum sebagaimana yang kita lihat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Jogjakarta yang menyediakan Trans Jakarta dan Trans Jogjakarta. Meskipun memiliki berbagai macam masalah, namun keberadaan mereka dapat dinikmati oleh masyarakat.

Salah satu kesulitan masyarakat untuk melakukan mobilisasi di Kabupaten Kapuas adalah karena keterbatasan dari sarana transportasi umum. Bagi mereka yang memiliki kendaraan bermotor pribadi hal tersebut tidak menjadi masalah, tapi bagi masyarakat yang tidak memilikinya, mereka harus menjalaninya dengan penuh kesabaran, karena kadang-kadang mereka harus menunggu berjam-jam sebelum angkutan kota yang akan mereka tumpangi berangkat. Atau harus menunda perjalananannya karena jadual keberangkatan angkutan sudah habis. Perlu dicarikan solusi bagi penyediaan angkutan yang memadai bagi masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"