Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Yudisium dan Wisuda Mahasiswa STAI Kapuas

Suasana diluar aula tempat wisuda
Pada hari Sabtu, 30 Juli 2011 bertempat di aula kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Yudisium dan Wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh 529 orang wisudawan dan wisudawati yang berasal dari berbagai kecamatan disekitar kota Kuala Kapuas. Hal ini tampak dari banyaknya mobil-mobil angkutan kota yang diparkir di halaman kantor Pemda. Para peserta wisuda didampingi oleh keluarga mereka masing-masing, bukan cuma orang tua, bahkan termasuk para saudara dan handai taulan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Bupati Kapuas dan perwakilan dari Kopertis IAIN Banjarmasin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"