Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Cara alami untuk tetap terjaga saat I'tikaf

Dengan dimulainya 10 malam terakhir Ramadhan, setiap Muslim menggunakan seluruh energinya untuk memaksimalkan 10 malam terakhir dan memanfaatkannya untuk beribadah dan melakukan amal baik. Meskipun demikian, bagi orang-orang yang sibuk selama sehari, hal ini akan sangat menantang dan sebagian mereka menggunakan cara-cara yang tidak alami untuk tetap terjaga termasuk meminum kopi dalam jumlah besar yang dapat mengganggu kesehatannya.

Berikut ini adalah dua cara alami untuk membuat kita tetap terjaga pada 10 malam terakhir Ramadhan:

  1. Tidur sebentar: Anda perlu menguasai kekuatan tidur sebentar. Tidur ini dapat berkisar dari 20 - 40 menit, dan maksimum 90 menit. Mereka sangat berguna untuk membuat anda tetap terjaga selama paling tidak 3-4 jam sesudah tidur. Bila anda lelah dan ada kesempatanuntuk tidur sebentar, lakukanlah, hal ini akan membuat anda tetap terjaga,  insya Allah. 
  2. Makanan: Apa yang kita makan berpengaruh apakah kita dapat tetap terjaga atau tidur. Semakin banyak kita makan saat buka puasa/sahur, kita akan semakin mengantuk. Makan secukupnya dan sehat selama 10 malam ini dan akan akan dapat melakukan ibadah pada malam hari dengan mudah insya Allah. 
Sumber: Abu Productive (mailing list).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"