Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Malam 27 Ramadhan - antara Kapuas dan Mekah

Malam ini admin mengharapkan peserta i'tikaf di masjid Al-Ihsan akan meningkat mengingat malam 27 Ramadhan adalah salah satu malam yang di dalam hadits disebutkan sebagai malam yang besar kemungkinannya merupakan malam Lailatul Qadr, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Alhamdulillah jumlah peserta i'tikaf malam ini sebanyak 17 orang. Sangat jauh bila dibandingkan dengan peserta i'tikaf di Masjid Haram, Mekah yang bisa mencapai lebih dari 2 juta orang.

Salah satu penyebab berkurangnya jama'ah i'tikaf adalah karena sudah banyak yang pulang kampung. Sebuah tradisi yang sangat melekat di kalangan masyarakat Indonesia. Semoga ketika berada di kampung halaman, kebiasaan i'tikaf ini tetap bisa berlanjut.

Beda pimpinan, juga beda pola pikir. Pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, umumnya pimpinan daerah di Indonesia jarang yang terlihat ikut i'tikaf di masjid. Kalau kita baca dalam media massa di Saudi Arabia, Raja Abdullah memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadhan di Ka'bah sambil mengawasi pelayanan yang berlangsung disana.

Sumber: The Saudi Gazette

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)