Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Mari Bantu Somalia !

Dua belas juta orang menghadapi krisis kelaparan di Tanduk Afrika dan mereka sangat membutuhkan bantuan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikan kemiskin di bagian Selatan Somalia, meminta respon internasional untuk mengakhiri penderitaan ini.

Ribuan masyarakat Somalia telah meninggalkan negara mereka setiap minggunya dalam rangka mendapatkan makanan, air dan tempat berteduh - sebagian besar dari mereka berjalan selama berhari-hari dibawah teriknya matahari menuju kemah pengungsi di Kenya dan Ethiopia.

Hampir setengah juga anak-anak beresiko meninggal akibat kekurangan gizi dan penyakit. Organisasi bantuan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bergabung bersama untuk mengakhiri krisis dan mereka sedang bekerja untuk mendapatkan akses masuk ke daerah dengan akses kemanusiaan yang terbatas.

Anda bisa menyumbang melalui:
Sumber: CNN 

Komentar

Postingan populer dari blog ini