Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Mari Bantu Somalia !

Dua belas juta orang menghadapi krisis kelaparan di Tanduk Afrika dan mereka sangat membutuhkan bantuan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendeklarasikan kemiskin di bagian Selatan Somalia, meminta respon internasional untuk mengakhiri penderitaan ini.

Ribuan masyarakat Somalia telah meninggalkan negara mereka setiap minggunya dalam rangka mendapatkan makanan, air dan tempat berteduh - sebagian besar dari mereka berjalan selama berhari-hari dibawah teriknya matahari menuju kemah pengungsi di Kenya dan Ethiopia.

Hampir setengah juga anak-anak beresiko meninggal akibat kekurangan gizi dan penyakit. Organisasi bantuan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bergabung bersama untuk mengakhiri krisis dan mereka sedang bekerja untuk mendapatkan akses masuk ke daerah dengan akses kemanusiaan yang terbatas.

Anda bisa menyumbang melalui:
Sumber: CNN 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"