Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Metode Menghapal Qur'an oleh Sheikh Walid Abdussalam Baly



  1. Bacalah satu baris sebanyak 10 kali. Kemudian baca untuk diri sendiri. Bacalah seperti itu sampai baris berikutnya dari ayat itu. Kalau ada masalah dengan kata, bacalah kata itu dengan satu kata sebelumnya dan satu kata sesudahnya, lalu baca seluruh baris dan ulang untuk diri anda sendiri. Kemudian baca baris berikutnya sepuluh kali. Anda harus membacanya dan membacanya sampai kata-kata itu tersimpan dalam pikiran anda dan anda mengetahui lokasinya.
  2. Anda baca baris pertama sepuluh kali dan baris kedua sepuluh kali. Sekarang baca kedua baris tersebut tiga kali dan ulangi untuk diri anda sendiri.
  3. Bacalah baris ketiga, keempat dan kelima sampai akhir halaman. 
  4. Hal ini kami sebut sebagai ingatan jangka pendek yang akan hilang dalam beberapa minggu kedepan. Bagaimana mengubah halaman ini menjadi ingatan jangka panjang?
  5. Bawa halaman yang anda hapal. Buka dan baca sebanyak 20 kali !! lebih disukai jari anda berada pada baris yang anda baca. Tulisan tersebut akan tertancap dalam ingatan anda insya Allah dan anda tidak akan melupakannya. Segala puji bagi Allah. Mengapa bisa demikian? Karena jika anda membaca sebanyak 20 kali dengan melihat halaman tersebut maka mata anda akan mengambil fotocopy dari halaman tersebut dan halaman tersebut akan lengket pada ingatan anda. Allah berkehendak anda tidak akan melupakannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"