Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Musuh alami ulat daun sawit

Bunga jam 9
Ketika admin melintasi tempat pembibitan sawit PT. Globalindo Agung Lestari (GAL) di Lamunti pada hari Minggu, 28 Agustus 2011, tampak ada bunga-bunga bermekaran di dekat pembibitan sawit. Admin singgah ke tempat tersebut kemudian bertanya kepada petugas yang sedang menyiram bunga-bunga tersebut. Beliau mengatakan bahwa itu adalah Bunga Jam 9 (Portulaca - Rose Moss). Jadi bunga ini mekar pada jam 9-10 pagi kemudian akan menguncup kembali.

Bunga-bunga ini akan ditanam disela-sela pohon sawit, jadi kalau ada ulat yang ada di daun sawit, ulat ini akan masuk ke dalam bunga tersebut ketika dia mekar. Ketika dia masuk ke dalam bunga tersebut, dia akan terperangkap dalam bunga tersebut ketika dia menguncup kembali. Menurut penjaga tersebut, bibit bunga-bunga ini didatangkan dari Medan.
Kacang-kacangan di belakang bunga jam 9
Selain menanam bunga jam 9, di tempat pembibitan ini juga terdapat kacang-kacangan. Menurut keterangan dari penjaganya, kacang-kacangan ini berguna untuk menutupi tanah agar diantara pohon sawit tersebut tidak tumbuh rumput.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"