Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

PMI berbagi dengan penghuni Asrama SDLB

Penghuni asrama sedang memperhatikan bingkisan yang diterima
Pada hari Kamis, 18 Agustus 2011, staf Pengembangan Sumber Daya dan Komunikasi Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah, Mbak Ayu, beserta staf dan relawan PMI Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan ke Asrama SD Luar Biasa.

Dalam kunjungan kali ini, Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas membawakan sedikit bingkisan bagi penghuni asrama. Bingkisan ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak. Untuk tas kecilnya merupakan sumbangan dari PT. Berkat Kawan, distributor produk Nestle yang terletak di Jalan Melati (samping toko Allianz), Kuala Kapuas. Untuk isi dari tas kecil tersebut, ada berbagai penganan ringan yang bisa dinikmati anak-anak saat berbuka puasa. Selain itu PMI juga membawakan makanan kecil lain serta nasi yang dapat digunakan untuk berbuka puasa.

Ketika admin pertama kali datang ke asrama ini, sebelum rekan-rekan dari PMI datang, ada orang yang mengantarkan bingkisan untuk penghuni asrama. Bingkisan tersebut merupakan tambahan terhadap bingkisan yang sudah dikirim sebelumnya yaitu berupa mie rasa soto banjar. Kiriman ini berasal dari seorang pedagang yang berada di Banjarmasin.

Asrama Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) ini merupakan salah satu dari beberapa tempat dimana PMI akan mengadakan kegiatan pelayanan sosial. Tempat-tempat lain yang pernah dinilai oleh pihak Palang Merah Pusat dan Palang Merah Spanyol adalah Kompleks Kusta Kabulat, Posyandu Lanjut Usia (Lansia) dan Panti Asuhan Budi Sejahtera.

Semoga kegiatan ini juga merangsang berbagai pihak untuk berbagi dengan para penghuni asrama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)