Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Syukuran HUT Kemerdekaan RI ke-66

Bupati Kapuas, H.M. Mawardi sedang memberikan sambutan
Mengingat HUT Kemerdekaan RI ke-66 jatuh pada bulan puasa, acara syukurannya dilaksanakan pada hari Senin, 22 Agustus 2011 di rumah jabatan Bupati Kapuas. Kegiatan ini diisi dengan sambutan-sambutan, kemudian diakhiri dengan Buka Puasa Bersama. Setelah Buka Puasa Bersama, kaum Muslimin melaksanakan shalat Maghrib di rumah jabatan, kemudian dilanjutkan dengan makan malam.

Mengingat banyak masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, tempat kegiatan dibuat menjadi dua tempat yaitu di bagian depan dan bagian belakang rumah jabatan. Karena kegiatan inti berada di belakang rumah jabatan, bagi yang menonton di depan disediakan layar lebar, sehingga dapat mengikuti kegiatan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"