Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Koran by Heart


Video diatas merupakan siaran dari HBO yang mengungkapkan Musabaqah Hifzul Qur'an (Kompetisi Menghapal Qur'an) Internasional yang diselenggarakan di Mesir setiap bulan Ramadhan. Kegiatan ini diikuti oleh 110 anak dari 70 negara di seluruh dunia.


Film ini mengungkapkan profil tiga orang peserta yang berasal dari Tajikistan, Maldives dan Senegal. Film ini menggambarkan bagaimana kegiatan mereka belajar menghapal Qur'an di negara mereka masing-masing. Aktivitas mereka ketika berada di negara mereka. Kegiatan kompetisi di Mesir, serta berbagai kegiatan yang diikuti oleh para peserta.

 Banyak hal-hal menarik yang ditampilkan oleh film ini. Mengenai mu'jizat Al-Qur'an yang mudah dihapal oleh orang-orang yang tidak mengerti bahasa Arab. Kekaguman orang-orang terhadap para penghapal Qur'an ini. Semoga film ini dapat menggugah kita untuk dapat mempelajari Qur'an lebih jauh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"