Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Warga Kapuas sangat sabar !

Antrian solar di SPBU Jalan Trans Kalimantan, Kapuas
Pemandangan antrian di depan stasiun pengisian bahan bakar umu (SPBU) sudah terlihat selama berbulan-bulan di Kapuas. Ketika hal ini menjadi pembicaraan antara admin, dengan seorang supir angkutan umum di Jakarta, mereka berkomentar, "Wah warga anda sangat sabar, kalau hal seperti itu terjadi di sini, sudah di demo oleh masyarakat".

Keprihatinan terhadap masalah ini, pernah ditunjukkan oleh wakil rakyat dari DPRD Kabupaten Kapuas, namun sepertinya masalah ini tertiup angin lalu, sehingga seperti sudah dianggap biasa. Liputan media pun hanya sesekali saja mempermasalahkan hal ini, kemudian kembali seperti biasa.

Padahal kalau dilihat dari aspek efektifitas, kondisi seperti ini sangat menganggu kinerja berbagai bidang dalam kehidupan kita, karena dapat membuang waktu yang sangat berharga hanya untuk antri selama berjam-jam. Keprihatinan pun nampaknya belum ditunjukkan oleh pejabat yang berwenang dalam masalah ini. Semoga kita tidak menjadi apatis melihat permasalahan ini, dan tetap berusaha untuk menyelesaikannya, sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)