Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Wawancara dengan santri UICCI




Wawancara ini dilakukan pada hari Rabu, 7 September 2011 di masjid Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas, dengan Mustholih, mantan santri Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yang sekarang sedang menjadi santri di UICCI. Dalam penjelasannya Mustholih menceritakan bahwa nanti dalam menghapal Qur'an, mereka akan menggunakan metode Turki. Jadi dalam sehari mereka diharapkan untuk bisa menghapalkan 4 halaman Qur'an, jadi diharapkan dalam waktu satu tahun mereka bisa menghapalkan seluruh Qur'an. Metode Turki ini cukup unik mengingat mereka diminta untuk menghapalkan halaman terakhir dari masing-masing juz (halaman ke-20), setelah itu mereka menghapal halaman ke-19 dari masing-masing juz, demikian seterusnya. Menurut pengalaman angkatan yang lalu, ada yang bisa menghapalkan seluruh Qur'an dalam waktu 5 bulan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengikuti wawancara diatas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)