Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Belajar "speaking" yang penting percaya diri



Rasa percaya diri sangat diperlukan dalam belajar bahasa, apapun itu, terutama bila ingin belajar berbicara dalam bahasa tersebut. Semangat ini ditunjukkan oleh para santri di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. Dalam kultum yang mereka sampaikan, diharapkan mereka yang sudah "senior" bisa memberikan kultum selain dalam bahasa Indonesia, juga dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab. Meskipun pengucapan mereka masih sering salah-salah, tetapi mereka tetap percaya diri dalam menyampaikan kultum tersebut.

Selain rasa percaya diri, tentu juga dibutuhkan ketekunan untuk belajar sebuah bahasa. Sebagaimana juga sebuah hapalan, apalabila kita tidak sering mengulang-ulangnya, maka kita akan cepat lupa. Itulah sebabnya bila kita ingin menguasai suatu  bahasa, kita diharapkan untuk senantiasa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, baik itu untuk membaca, mendengar, menulis atau berbicara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)