Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat
Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...
as wr slmat pagi bapak.....mohon maaf,mohon ijin menanyakan pak.apakah perguruan pencak silat telapak sakti ponpes al amin kapuas masih ada hubungan/kaitannya dengan perguruan pencak silat telapak sakti dari yogyakarta yg pusatnya di bugisan waktu itu guru besarnya almarhum bpk muhtarom sj.atau mungkin hanya kebetulan namanya sama dengan yang ada di yogyakarta bapak....,demikian ump.matur sembah nuwun semoga sukses.amin ws wr
BalasHapusPerguruan ini adalah perguruan telapak sakti seperti yang di Jawa, minus "pengisian".
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMAJU TERUS DAN SEMOGA SUKSES........AMIN
BalasHapusmohon ijin,salam untuk bapak sugiarto.mhn di sampaikan.matur sembah nuwun
BalasHapusAYO AL-AMIN JGAN MENYERAH TERUS MAJU PANTANG MUNDUR CING CILIWUT TALI WONDO RAWE-RAWE RANTAS MALANG-MALANG PUTUNG....BWAT PA GI TERUS SEMANGAT NGLATIH MURID" NYA EA...
BalasHapusAssalamu'alaikum...
BalasHapuskabar sedulur gmn... Era 97 Hadir