Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sunatan Massal di Ponpes Al-Amin Kapuas

Pada hari Sabtu, 1 Oktober 2011 bertempat di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas diselenggarakan sunatan massal. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Bank Mandiri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun bank ini yang ke-13. Ada sebanyak 30 anak yang disunat dalam kegiatan ini. Anak-anak tersebut berasal dari desa-desa di kawasan transmigrasi Dadahup dan sekitarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak H. Darwis mewakili Bupati Kapuas yang pada saat yang sama menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor Pemda Kapuas. Tenaga kesehatan yang melakukan sunatan berasal dari Puskesmas Sei Tatas mengingat kawasan pondok pesantren termasuk wilayah kerja puskesmas ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)