Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Pos Kesehatan Pesantren Bagi Kader Kesehatan

Peserta Pelatihan Poskestren bagi Kader Kesehatan
Kegiatan Pelatihan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Bagi Kader Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Angkatan IV berlangsung dari tanggal 13-17 November 2011 bertempat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dari seluruh Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mengirimkan empat pondok pesantren untuk mengikuti kegiatan ini, yaitu:
  • Pondok Pesantren Babussalam
  • Pondok Pesantren Fajar Islam
  • Pondok Pesantren Miftahussalam
  • Pondok Pesantren Nurul Iman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"