Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

SDN 1 Bina Jaya

Sekolah dasar ini terletak di Desa Bina Jaya, Kecamatan Dadahup. Saat ini di depan sekolah sudah dilakukan pengurukan agar tidak terjadi lagi genangan air disana. Pengurukan ini dilakukan dengan bantuan "excavator" yang sedang melakukan pendalaman saluran tersier. Sekolah ini memiliki empat orang guru negeri dan empat orang guru kontrak. Keempat guru kontrak tersebut memiliki latar belakang pendidikan agama. Sehingga para guru tersebut mengajar pelajaran yang bukan bidangnya. Kondisi ini terjadi karena sangat terbatasnya guru bidang studi.

Salah seorang guru yang sempat admin ajak bicara, merasa agak kesepian tinggal di daerah transmigrasi ini, mengingat hampir tidak ada hiburan di desa ini kecuali televisi. Ditambah lagi banyaknya warga desa yang mencari pekerjaan di luar desa, sehingga desa makin sepi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"