Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Warung Haji Ipah

Warung ini terletak di Desa Palingkau Baru, persis sebelum jembatan sebelah kiri ketika kita menuju ke Palingkau dari Kuala Kapuas. Warung ini menyediakan soto ayam, sop ayam, ayam panggang, masak habang (masak merah) dan sate ayam. Untuk makan ayam panggang plus nasi dan teh manis, harganya Rp 15.000. Bila ingin memesan sate ayam dibungkus, harganya Rp 13.000. Tapi bila makan di warung ini plus minumnya harganya Rp 15.000.

Pada hari admin berkunjung ke warung ini, mereka sedang menjual durian ukuran kecil dengan harga Rp 15.000 per buah. Durian ini mereka beli juga di pasar. Menurut keterangan mereka, durian ini juga banyak dihasilkan dari kebun-kebun di sekitar Palingkau. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)