Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...
dr.Jum'atil & dr.Tri S tidak apa2kan ?! Alhamdulillah pada selamat...nda apa2 mobil rusak yg pasti penumpang selamat...
BalasHapusAlhamdulillah
BalasHapusSetelah Mendapatkan Informasi langsung meluncur ke Lokasi Namun Mobil sudah tidak berada ditempat (alias udah diderek) Namun cerita yang menarik juga pada saat mencari TKM seputar tikungan tajam dengan kecepatan 25 KM/jam didepan terjadi laka antar sepeda motor dan Mobil avanza dimana pengendara sepeda motor luka ringan & ditolong masyarakat setempat. Melihat kejadian tersebut karena mobil avanza tersebut tidak berhenti akhirnya diputuskan untuk mengejar Alhamdulillah -+ 1,5 KM dari TKM mobil dapat dihalau dengan dalih sopir tidak melihat dan kembali akhirnya damai Avanza Warna Silver Nopol : B 114..SOG.
BalasHapus