Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

PMI Kapuas bagi-bagi bunga dalam rangka Hari AIDS Sedunia 2011

Relawan PMI sedang menyerahkan bingkisan
Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2011, Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas melakukan kegiatan pembagian bunga dan bingkisan kepada para pengguna jalan di Jalan Tambun Bungai, tepatnya di depan rumah sakit, pada tanggal tersebut diatas. Bingkisan yang berupa tempat pensil dan kotak plastik serta balon disumbangkan oleh distributor Nestle dan Ice Cream Walls di Kuala Kapuas. Selain itu juga diberikan stiker dari PMI yang berisi pesan Gerakan Aksi Peduli HIV & AIDS di Tempat Kerja.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah AIDS. Kegiatan ini didukung oleh Korps Sukarela (KSR) dan para staf markas PMI Kabupaten Kapuas. Jumlah total bingkisan, balon dan bunga yang dipersiapkan untuk kegiatan ini lebih dari 300 buah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)