Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Baru Sudah Datang

Sesudah kepulangan dr. Ruth, residen Program Pendidikan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari Fakultas Kedoktera Universitas Indonesia, pada tanggal 23 Oktober 2011 yang lalu, sekarang sudah ada yang menggantikan beliau. Penggantinya adalah dr. Wira, Sp.OG. Beliau sudah datang di Kuala Kapuas pada hari Kamis, 5 Januari 2012 kemarin.

Keberadaan dokter spesialis kebidanan dan kandungan sangat vital dalam menunjang program penurunan angka kematian ibu. Penurunan angka kematian ibu ini merupakan salah satu tujuan dari Millenium Development Goals (MDGs). Kita berharap semoga keberadaan beliau disini dapat membantu meningkatkan pelayanan terhadap ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"