Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Paviliun RSUD hampir selesai

Paviliun tampak depan
Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sudah menampakkan bentuknya. Mengingat dana yang tersedia pada tahap pertama ini baru mendekati setengah dari dana yang diperlukan, maka bangunannya pun hanya setengah bagian depan saja yang dikerjakan oleh kontraktor Waskita. Ketika admin berkunjung ke paviliun ini pada hari Jum'at, 6 Januari 2012, para pekerja sedang menyelesaikan tangga untuk mendorong pasien dan memasang instalasi listrik serta lampu-lampu ruangan.

Menurut keterangan yang admin peroleh dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, paviliun ini direncanakan untuk mulai dioperasikan pada tahun ini, sementara menyelesaikan pembangunan tahap yang kedua.

Maket paviliun
 Bangunan yang ada pada saat ini memang agak berbeda dengan maketnya. Hal ini dapat dimaklumi mengingat keterbatasan dana yang tersedia. Meskipun paviliun ini belum selesai seratus persen, tapi Bank Mandiri sudah mulai membangun ATM-nya di depan paviliun ini.
Persiapan ATM Mandiri di depan paviliun RSUD
Diharapkan ketika paviliun ini sudah mulai beroperasi maka di depannya sudah ada dua buah ATM yaitu ATM BNI yang sudah ada terlebih dahulu dan ATM Mandiri. Masih banyak yang harus dipersiapkans sebelum bangunan ini dioperasionalkan, misalnya masalah parkir yang harus disediakan. Begitu juga dengan peralatan untuk masing-masing ruangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)