Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kunjungan Palang Merah Spanyol ke Pulau Kupang

Rombongan Palang Merah Spanyol di klotok
 Pada hari Senin, 27 Februari 2012, rombongan dari Palang Merah Spanyol mulai melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Pulau Kupang. Mereka menuju ke lokasi dengan menggunakan klotok. Rombongan ini terdiri dari Sergio dan Rizwan dari Palang Merah Spanyol, Indri dan Ilham dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah serta Irma, Suparman dan Jum'atil Fajar dari PMI Kabupaten Kapuas.
Sergio sedang memberikan penjelasan tentang maksud kunjungan ini
Tujuan pertama adalah berkenalan dengan aparat di Kantor Kelurahan Pulau Kupang. Dalam pertemuan tersebut dilangsungkan kegiatan perkenalan yang dimulai dari pihak kelurahan, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari pihak Palang Merah Spanyol.
Kunjungan ke RT 15 Kelurahan  Pulau Kupang
Setelah perkenalan, perjalanan dilanjutkan ke salah satu RT yang akan mengikuti program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) yaitu RT 15. Setelah melihat kondisi lapangan, rombongan dijamu oleh Bapak H. Mahlan, ketua RT 15 untuk menikmati kelapa muda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)