Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kunjungan Palang Merah Spanyol ke Kapuas

Pada hari Minggu, 26 Februari 2012 rombongan dari Palang Merah Spanyol mengunjungi Kapuas. Rombongan ini dipimpin oleh Sergio, manajer program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) dari Palang Merah Spanyol. Beliau didampingi oleh Farra dan Rizwan, staf Palang Merah Spanyol serta Indri dan Ilham dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam kunjungan yang akan berlangsung selama tiga hari ini mereka ingin berkenalan dan pengurus, staf dan pemangku kepentingan dari program KPPBM ini. Selain itu mereka juga akan menyampaikan presentasi tentang bagaimana Palang Merah Spanyol menggalang dana dari masyarakat, mengelolanya dan mempertanggungjawabkannya. Selain itu mereka juga ingin menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan keterlambatan penyaluran dana pada tahun 2011.

Selain bertemu dengan pengurus dan staf serta pemangku kepentingan, mereka juga akan melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi program yaitu Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak dan Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh. Mereka ingin melihat secara langsung kondisi desa binaannya.

Lokasi kunjungan dipusatkan di markas PMI Kabupaten Kapuas yang terletak di Jl. Untung Surapati No. 5, Kuala Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"