Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Fasilitator Pembina PMR PMI Kabupaten Kapuas

Foto bersama sesudah acara pembukaan
Pada tanggal 20-27 Maret 2012 bertempat di Hotel Al-Madani, Jl. Patih Rumbih, Kuala Kapuas, diselenggarakan kegiatan Pelatihan Fasilitator PMR PMI Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Kapuas dengan bantuan dana dari Palang Merah Spanyol (Spanish Red Cross). Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak para pembina PMR di sekolah-sekolah setingkat SLTP dan SLTA di Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya. Pembina yang diundang dalam kegiatan ini berasal dari sekolah-sekolah yang sudah memiliki PMR. Kegiatan ini juga diikuti oleh para relawan dari Korps Sukarela (KSR) Markas PMI Kabupaten Kapuas.

Fasilitator pelatihan ini adalah Mas Dody yang berasal dari PMI Pusat; Mbak Wuri dari PMI Provinsi Jawa Tengah, Mas Joko dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah serta staf dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Mbak Titin dan Mas Joko.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM). Kegiatan pelatihan ini berlangsung dari pagi sampai malam hari. Peserta tidak diinapkan. Bagi masing-masing peserta diberikan modul-modul PMR sesuai dengan tingkatannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"