Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Saksi Bisu Kecelakaan Lalu Lintas

Mobil yang diparkir di depan pos polisi di dekat bundaran besar
Mobil-mobil ini berada di depan Pos Polisi yang terletak di bundaran besar, Jalan Jepang, Kelurahan Pulau Telo, Kecamatan Selat. Keberadaan mereka seolah-olah mengingatkan kita akan bahaya kecelakaan di jalan raya. Bila kita melihat kerusakan yang terjadi pada mobilnya, maka kita dapat mengetahui bahwa tabrakan yang terjadi diantara mobil tersebut terjadi dari berbagai macam arah. Kalau melihat ada atap mobil yang rusak, ada kemungkinan bahwa mobil tersebut pernah terbalik.

Wajar bila polisi selalu mengingatkan para pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat untuk senantiasa mengenakan sabuk pengaman. Kita memang tidak menginginkan kecelakaan untuk terjadi. Tapi bila hal itu terjadi, maka kemungkinan bahaya yang ditimbulkan terhadap penumpang dapat diminimalisir dengan menggunakan sabuk pengaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)