Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Hotel Al Madani berbenah diri

Hotel Al Madani Tahun 2009
Bagi yang berada di kota Kuala Kapuas sesudah tahun 2010 akhir mungkin tidak akan pernah melihat foto diatas. Beginilah wajah Hotel Al Madani sebelum diperbaiki. Hotel yang terletak di Jl. Patih Rumbih No. 14, Kuala Kapuas ini sekarang sudah berbenah diri.
Hotel Al Madani Tahun 2012
Hotel dengan nomor telepon (0513) 23877 ini sekarang sudah selesai menjalani proses perbaikan. Pada bagian depan hotel ini sudah ditambahkan beberapa kamar baru yang siap untuk dihuni. Manajemennya pun sudah diperbaharui. Bapak Ahmad Effendi dipercayakan untuk mengelola hotel ini. Daya listrik mulai ditambah. Penampung air pun diperbanyak, sehingga masalah air di lantai atas tidak lagi bermasalah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"