Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kunjungan Spanish Redcross ke Lintas Sektor

Pada hari Selasa, 24 April 2012 Palang Merah Spanyol (Spanish Redcross) yang dipimpin oleh Sergio melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas dan Dinas Pekerjaan Umum.  (PU). Di Dinkes, rombongan yang terdiri dari Sergio, Rizwan (staf Palang Merah Spanyol), Titin (staf Palang Merah Provinsi Kalimantan Tengah) dan Irma diterima oleh dr. Hj. Ani Handaningroem (Kepala Dinas).

Hasil dari pembicaraan tersebut disepakati tentang perlu adanya suatu Nota Kesepakatan antara Palang Merah Spanyol dan Dinkes sehubungan dengan Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat.

Kunjungan berikutnya adalah menemui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas. Namun karena beliau berhalangan maka rombongan diterima oleh Sekretaris PU yaitu Bapak Halim. Dalam pembicaraan singkat ini diharapkan Palang Merah Indonesia mengusulkan tentang pengadaan infrastruktur sanitasi kepada Pemerintah Daerah, yang nantinya akan didisposisi ke PU. Dinas PU akan mengupayakan agar bisa masuk dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT), namun karena perencanaannya sudah lewat, diusahakan bisa masuk tahun 2013.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"