Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Latihan Pembukaan MTQ Kalteng XXVI



Latihan Pembukaan MTQ Kalteng XXVI diatas diselenggarakan pada hari Selasa, 10 April 2012 di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas. Latihan ini melibatkan anak-anak yang dilatih oleh Sanggar Tari Tingang Menteng Panunjung Tarung dan Marching Band. Latihan sore ini lebih kepada upaya untuk memperlancar gerakan-gerakan yang akan dilakukan, sekaligus merancang posisi-posisi yang akan ditempati oleh para penari serta berbagai formasi yang akan dibentuk.

Latihan ini dipimpin oleh Bapak Erliansyah, pimpinan Sanggar Tari Tinggang Menteng Panunjung Tarung. Dalam latihan ini para penari putri sudah mulai menggunakan selendang putih dan para penari putra memegang umbul-umbul. Tarian kolosal ini sangat menarik untuk dilihat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"