Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)


Tepat satu minggu yang lalu, yaitu pada hari Kamis - Sabtu, 29-31 Maret 2012, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) para para perawat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Hotel Raudah, Kuala Kapuas. Pelatihan ini diikuti oleh para perawat di lingkungan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Akademi Keperawatan Pemda Kapuas dan para perawat lain. Instruktur pelatihan ini di datangkan dari Malang, Jawa Timur.

Pelatihan ini tidak hanya berupa teori di kelas saja, tapi juga melakukan praktek yang dilakukan pada hewan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"