Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kebakaran di Jalan Cilik Riwut 29 Juni 2012

Lokasi kebakaran di Jalan Cilik Riwut
Pada hari Jum'at, 29 Juni 2012 sekitar pukul 19.40 WIB Informasi Kapuas mendengar suara sirine dari pemadam kebakaran yang menuju ke arah Jalan Cilik Riwut, Kuala Kapuas. Baru pada pukul 21.45 WIB Informasi Kapuas sempat mendatangi tempat kebakaran. Rupanya kebakaran terjadi di Jalan Cilik Riwut Gg V, Kuala Kapuas disamping bengkel Sinar Pagi Motor. Kebakaran ini menghanguskan dua buah toko dan satu buah rumah. Syukurlah dalam waktu singkap pemadam kebakaran dapat memadamkan api, sehingga tidak meluas ke tempat-tempat lain.
Foto dua hari sesudah kebakaran

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"