Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kajian Program CBHFA-OD PMI Kalimantan Tengah

Suasana pembukaan kegiatan kajian
Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas menghadiri Review / Kajian Program Community Based Health  and First Aid (Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat) Palang Merah Indonesia Kalimantan Tengah yang diselenggarakan pada tanggal 31 Juli - 2 Agustus 2012 di Hotel Global.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kemajuan dan pencapaian pelaksanaan program, menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi dari tantangan dan kendala program dan menyepakati solusi pemecahannya, menelaah strategi dan kegiatan utama dari target hasil program ini serta menyepakati rekomendasi untuk periode waktu berikutnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak Palang Merah Spanyol, Palang Merah Indonesia Pusat, PMI Kota Palangka Raya, PMI Kabupaten Barito Selatan dan PMI Kabupaten Kapuas. 

Komentar

  1. SALAM KEMANUSIAAN..!!!!!!

    Sukses Kegiatan CBHFA di Kalimantan Tengah Khususnya Di Kabupaten Kapuas,Dengan Harapan 3
    Desa Yaitu Teluk Palingit, Pulau Kupang dan Terusan Raya dapat menjadi DEsa Percontohan di Kabupaten Kapuas.Serta untuk relawan PMI dari Kabupaten Kapuas yang akan mengikuti TOT KPPBM benar-benar relawan yang terpilih

    Untuk kedepannya Kami Dari Team Emergency 508 Orari Lokal Kapuas siap bermitra dalam menjalankan Tugas Kemanusiaan khususnya di Kabupaten Kapuas

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"