Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...
SALAM KEMANUSIAAN..!!!!!!
BalasHapusSukses Kegiatan CBHFA di Kalimantan Tengah Khususnya Di Kabupaten Kapuas,Dengan Harapan 3
Desa Yaitu Teluk Palingit, Pulau Kupang dan Terusan Raya dapat menjadi DEsa Percontohan di Kabupaten Kapuas.Serta untuk relawan PMI dari Kabupaten Kapuas yang akan mengikuti TOT KPPBM benar-benar relawan yang terpilih
Untuk kedepannya Kami Dari Team Emergency 508 Orari Lokal Kapuas siap bermitra dalam menjalankan Tugas Kemanusiaan khususnya di Kabupaten Kapuas