Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pesantren Ramadhan SMPN 1 Selat Tahun 2012

Ibu Laily, S.Ag sedang memimpin pembacaan Surat Yasin
SMPN 1 Selat menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan 1433 H / 2012 M mulai tanggal 23-25 Juli 2012. Kegiatan ini diisi dengan berbagai macaam kegiatan diantaranya ceramah, ibadah, tadarus Qur'an, lomba-lomba, bakti sosial, buka puasa bersama dan tarawih berjama'ah. Kegiatan dilaksanakan dibeberapa tempat yaitu di Masjid Riyadhul Jannah, halaman sekolah, mushola sekolah dan panti asuhan. Kegiatan ini didukung oleh dana dari orang tua murid dan pihak sekolah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"