Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Orientasi Mahasiswa Baru Akper Kapuas 2012

Senam pagi saat orientasi mahasiswa baru Akper 2012
Sejak Senin, 27 Agustus 2012 Akademi Keperawatan Pemda Kapuas menyelenggaran orientasi bagi mahasiswa baru angkatan 2012/2013. Kegiatan ini dimulai dari pagi hari yang diisi dengan senam pagi dan berbagai kegiatan yang dipandu oleh para kakak kelas. Berbagai kegiatan mengisi masa orientasi ini, mulai dari pengenalan terhadap sistem kesehatan di Kabupaten Kapuas, almamater, kegiatan perkuliahan, praktek serta berbagai pemberian informasi yang akan bermanfaat bagi para mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan di Akper kelak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"