Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan Proklamasi Kemerdekaan 2012 di RSUD

Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67 pada tanggal 17 Agustus 2012 dilakukan secara serentak oleh semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini dilakukan pengelompokan beberapa SKPD disatu lokasi. Untuk lokasi di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, instansi yang terlibat diantaranya adalah Dinas Kesehatan, RSUD, BKPPD, Inspektorat dan BKKBD.

Dalam upacara ini dilakukan pengibaran bendera merah putih, pembacaan pembukaan UUD 1945 dan pembacaan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah. Upacara di rumah sakit ini dipimpin oleh Bapak Suharjono, Kepala BKPPD Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"