Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Belajar Wirausaha Sejak Dini

Menbantu menjual es di depan rumah
Banyak orang tua di Kapuas yang mengajak anaknya untuk membantu pekerjaan orang tua. Baik membantu pekerjaan di rumah maupun di luar rumah. Untuk pekerjaan di rumah selain pekerjaan domestik, juga pekerjaan dagang kecil-kecilan. Untuk pekerjaan di luar rumah dapat berupa berbagai macam pekerjaan, bisa membantu orang tua di pasar, di toko, ataupun di sawah atau kebun.

Mengajak anak sejak dini mengenal dunia usaha bila dilakukan dengan "tepat" bisa menjadi sarana latihan bagi sang anak untuk menjadi seorang pengusaha. Keikutsertaan dalam berbagai kegiatan akan membuka wawasan anak tentang bagaimana "dinamis"-nya usaha orang untuk mendapatkan uang.

Membangun kemandirian sejak dini sangat diperlukan dalam dunia yang sangat bergantung kepada "pemerintah". Bila sejak ini anak bisa melihat besarnya peluang usaha, maka minat mereka untuk menjadi pengusaha akan lebih besar. Sebagaimana kita ketahui, para pengusaha lah yang membantu perekonomian bangsa ini. Mulai dari pedagang kecil-kecil sampai konglomerat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"