Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Roadshow Malaria di Sei Hanyo

 Pada tanggal 3-4 Oktober 2012 rombongan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengadakan kegiatan Penanggulangan Penyakit Malaria di Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas.
Kegiatan diawali dengan pertemuan dengan pihak puskesmas untuk mengevaluasi pelaksanaan program di puskesmas serta membicarakan berbagai program.
 Pemeriksaan darah tepi dilaksanakan di dua SD yang ada di Sei Hanyo. Para staf Puskesmas membantu pengambilan darah sampel malaria untuk keperluan survei malariometrik.
Selain itu masyarakat diajari ketrampilan menggunakan mesin penyemprot insektisida. Ketrampilan ini akan mereka gunakan untuk menyemprot rumah-rumah warga disekitar Sei Hanyo. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"