Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Fogging Massal / Penyemprotan Massal Demam Berdarah

Sehubungan dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kapuas, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas merencanakan pelaksanaan fogging massal (penyemprotan massal) di kota Kuala Kapuas. Pemilihan kota Kuala Kapuas mengingat selama ini jumlah kasus tertinggi DBD adalah di kota. Fogging massal ini direncanakan dilaksanakan mulai Minggu 25 Nopember 2012 selama 14 hari ke depan (2 siklus). 

Fogging yang bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa DBD ini dilaksanakan oleh tim Dinas Kesehatan Kab. Kapuas, menggunakan 2 cara yaitu :
  1. Penyemprotan menggunakan mesin yang disandang di bahu petugas (swing fogg)
  2. Penyemprotan menggunakan mesin yang diangkut oleh mobil pick up berjalan (ULV)

Untuk keamanan dan keselamatan,  diminta kerja sama masyarakat sebagai berikut :

Untuk penyemprotan dengan mesin yang disandang di bahu petugas :
  1. Sebelum penyemprotan agar rumah dikosongkan, jangan ada orang di dalam rumah, makanan dan minuman ditutup rapat, binatang peliharaan agar dikeluarkan dari dalam rumah
  2. Selama penyemprotan agar jangan mendekat, tutup hidung dan mulut karena yang disemprotkan adalah zat beracun yang berbahaya
  3. Setelah disemprot agar jendela dan pintu ditutup, jangan masuk ke rumah sampai asap betul-betul hilang

Untuk penyemprotan menggunakan mobil pick up berjalan :
  1. Racun yang disemprotkan lebih pekat karena itu lebih berbahaya
  2. Jangan berdiri dekat-dekat dengan mobil penyemprot
  3. Sebelumnya agar menutup makanan dan minuman rapat-rapat , tutup hidung dan mulut

Selain penyemprotan akan dibagikan juga bubuk Abate secara gratis dan leaflet penyuluhan pencegahan DBD melalui 4M Plus. Bubuk Abate yang dibagikan dalam kantong plastic kira-kira 10 gram diperuntukkan untuk 100 liter air, untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.

Penyemprotan ini hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak dapat membunuh jentik dan telur nyamuk demam berdarah. Karena itu peran serta masyarakat dalam GERAKAN BERSAMA PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (GEBER PSN) 3 M PLUS sangat diharapkan untuk menurunkan kasus demam berdarah. 

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas

Komentar

  1. terima kasih infonya sangat bermanfaat untuk menanggulangi DBD. penyemprotan merupakan cara efektif membasmi jentik nyamuk DBD.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)