Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Bekam Wajah Untuk Atasi Jerawat

Ustadz Gatot Setyawan
Informasi diatas disampaikan oleh Bapak Gatot Setyawan, Trainer Bekam, lulusan Akademi Farmasi Islam "RADIX" Jakarta saat wawancara dengan Informasi Kapuas setelah pelatihan Bekam di SDIT Al-Amin Kapuas, Jl. Barito Gg. XI, Kuala Kapuas yang dilaksanakan pada hari Minggu, 6 Januari 2013.

Pelatihan bekam yang sudah berjalan selama dua minggu ini dilakukan untuk membuat para peserta betul-betul terampil dalam melaksanakan kegiatan bekam. Bekam wajah ini menurut Bapak Gatot dilakukan dengan tusukan yang tidak terlalu dalam (hanya seperberapa milimeter) pada titik-titik tertentu pada wajah. Diharapkan tusukan ini dapat membantu mengatasi masalah jerawat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"