Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyuluhan Narkoba Bagi Pelajar

Drs. Raden Ledi Karsapati R Mathias sedang membuka sosialisasi
Pada hari Kamis, 31 Januari 2013 bertempat di Aula Hotel Roos diselenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba Tingkat Pelajar SLTP/SLTA Se-Kuala Kapuas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Kabupaten Kapuas. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kapuas, Bapak Ledi Mathias, dihadiri oleh para guru dan siswa-siswi dari SMPN 1 Selat, SMPN 2 Selat, SMAN 1 Kuala Kapuas dan SMAN 2 Kuala Kapuas.

Materi yang disampaikan oleh penyuluh dari Badan Narkotika Kabupaten Kapuas juga membahas Cathinone, suatu zat narkotika yang sedang ramai dibicarakan di media massa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"